Menu

Mode Gelap
Eksekusi Tanah Parang Tambung: Advokat Nilai AJB 135/KT/1984 Cacat Hukum, Dugaan Pengrusakan Masuk Ranah Hukum Polresta Gowa Terbitkan DPO, Ramadhan Kini Jadi Buron Kasus Dugaan Asusila Anak Di Bawah Umur Antrean BBM Mengular di Sejumlah SPBU di Makassar, Lintas Mata Nusantara Desak Pemerintah dan Pertamina Bertindak Sekdes Tinggimae Diduga Halangi Kerja Jurnalistik, Sorot Sulsel Desak Polres Gowa Bertindak Massa LPRI Geruduk Polresta Gowa, Kasat Reskrim Janji 7×24 Jam Tangkap Terlapor Dugaan TPKS Anak di Bawah Umur Motor Modifikasi Thunder Bikin Resah Pengendara di Antrean SPBU Bawakaraeng-Urip Sumoharjo

News

Wali Kota Makassar, Munafri Sabet Penghargaan Kinerja Terbaik Kemendagri di Momentum Hari Otda

badge-check

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin bersama Ketua PKK Kota Makassar Melinda Aksa usai menerima penghargaan kinerja terbaik pada peringatan Hari Otonomi Daerah 2026, Plaza Kemendagri, Jakarta, Senin (27/4/2026) (Foto: Istimewa) Perbesar

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin bersama Ketua PKK Kota Makassar Melinda Aksa usai menerima penghargaan kinerja terbaik pada peringatan Hari Otonomi Daerah 2026, Plaza Kemendagri, Jakarta, Senin (27/4/2026) (Foto: Istimewa)

PEDOMAN SUARA, MAKASSAR – Makassar kembali menegaskan eksistensinya di panggung nasional. Pada momentum Hari Otonomi Daerah 2026, Pemerintah Kota Makassar berhasil meraih penghargaan kinerja penyelenggaraan pemerintahan terbaik dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia.

Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto kepada Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin dalam upacara resmi yang digelar di Plaza Kemendagri, Jakarta, Senin (27/4/2026).

Capaian ini menempatkan Makassar sebagai salah satu daerah dengan kinerja pemerintahan terbaik di Indonesia, bahkan menjadi satu-satunya kota dari luar Pulau Jawa yang mampu bersaing dan menembus dominasi kota-kota besar lainnya.

Dalam keterangannya, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menyampaikan rasa syukur atas penghargaan tersebut. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh elemen di Kota Makassar.

“Alhamdulillah, pada peringatan Hari Otonomi Daerah 2026 ini, Kota Makassar mendapatkan penghargaan sebagai salah satu pemerintah kota dengan sistem penyelenggaraan pemerintahan terbaik,” ujarnya.

Menurutnya, penghargaan ini bukan sekadar simbol, tetapi bukti nyata dari komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam membangun tata kelola pemerintahan yang akuntabel, efektif, dan berdampak langsung bagi masyarakat.

“Ini adalah hasil kolaborasi bersama DPRD, Forkopimda, dan dukungan seluruh masyarakat Kota Makassar,” tambahnya.

Penghargaan tersebut diberikan berdasarkan hasil Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) tahun 2025 yang dirilis Kemendagri. Dalam evaluasi tersebut, Makassar mencatat skor 3,6171 dengan status kinerja tertinggi.

EPPD menjadi instrumen utama pemerintah pusat dalam mengukur kualitas penyelenggaraan pemerintahan daerah di seluruh Indonesia. Penilaian mencakup berbagai aspek strategis, mulai dari tata kelola birokrasi, kualitas pelayanan publik, hingga capaian pembangunan daerah secara berkelanjutan.

Hasil evaluasi ini disusun berdasarkan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) dari seluruh provinsi dan kabupaten/kota sepanjang tahun 2025. Dari proses tersebut, ditetapkan sejumlah daerah dengan capaian terbaik secara nasional, termasuk Makassar yang masuk kategori pemerintah kota berprestasi tertinggi.

Capaian ini semakin istimewa karena Makassar menjadi satu-satunya daerah dari Provinsi Sulawesi Selatan, bahkan dari kawasan luar Jawa, yang berhasil meraih penghargaan tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa inovasi dan reformasi birokrasi yang dijalankan mampu bersaing di level nasional.

Munafri juga mengingatkan seluruh jajaran pemerintah kota agar tidak cepat berpuas diri atas capaian tersebut. Ia menekankan pentingnya menjaga konsistensi kinerja serta terus meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Kita berharap capaian ini menjadi motivasi untuk terus bekerja lebih baik, memberikan pelayanan terbaik, dan menghadirkan inovasi bagi masyarakat,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa sinergi lintas sektor menjadi kunci utama dalam menciptakan pemerintahan yang responsif dan efektif.

Dengan raihan penghargaan ini, Makassar semakin memperkuat posisinya sebagai daerah dengan tata kelola pemerintahan yang unggul dan kompetitif di tingkat nasional. Momentum Hari Otonomi Daerah. (*)

Pewarta: Arya

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Trending di News