Menu

Mode Gelap
Polemik Dana Hibah Rp15 Miliar KONI Makassar, DRAA Segera Lapor ke Kejati, Sekda Angkat Suara, Ketua KONI Siapkan Langkah Hukum IAS Kembali Pimpin Golkar Sulsel, Targetkan Enam Kursi DPR RI dan 21 Kursi DPRD Provinsi Muh. Iwan, Dewan Redaksi Berita Kota Online, Rayakan Usia ke-64, Jadikan Keluarga sebagai Anugerah Terindah Perkuat Ekosistem Riset, JTIK PNUP Hadirkan Ahli Jepang Bahas Pertanian Masa Depan dalam Sharing Session  Appi Tegur OPD: Digitalisasi Pemkot Makassar Jangan Berhenti di Seremoni Mikael Risdiyanto Setyabudi, Jurnalis yang Memilih Tetap Berdiri di Atas Fakta

Olahraga

PSM Makassar Kehilangan Magis Kandang, Dipastikan Finis di Papan Bawah

badge-check

Pemain PSM Makassar dan Persib Bandung berdoa bersama sebelum pertandingan Super League 2025/2026 dimulai di Stadion BJ Habibie, Parepare, Sulawesi Selatan, Momen ini menjadi simbol harapan Juku Eja mengembalikan magis kandang yang mulai memudar musim ini, Mnggu (17/5/2026) (Foto: Istimewa) Perbesar

Pemain PSM Makassar dan Persib Bandung berdoa bersama sebelum pertandingan Super League 2025/2026 dimulai di Stadion BJ Habibie, Parepare, Sulawesi Selatan, Momen ini menjadi simbol harapan Juku Eja mengembalikan magis kandang yang mulai memudar musim ini, Mnggu (17/5/2026) (Foto: Istimewa)

PEDOMAN SUARA, MAKASSAR – PSM Makassar kembali menelan hasil pahit di kandang sendiri setelah takluk 1-2 dari Persib Bandung pada laga Super League 2025/2026 di Stadion BJ Habibie Parepare, Sulawesi Selatan, Minggu (17/5/2026) malam.

Kekalahan dramatis lewat gol injury time itu semakin menegaskan hilangnya magis kandang Pasukan Ramang musim ini.

Tim berjuluk Juku Eja kini tercecer di peringkat 14 klasemen sementara dengan koleksi 34 poin.

Posisi tersebut sangat kontras dibanding musim 2022/2023 saat PSM Makassar tampil perkasa dan sukses meraih gelar juara Liga 1 dengan dominasi luar biasa di kandang.

Pada laga kontra Persib Bandung, PSM Makassar sebenarnya sempat memberikan perlawanan sengit di hadapan 8.250 pendukungnya.

Tim tamu lebih dulu unggul melalui Thom Haye pada menit ke-32 sebelum Yuran Fernandes menyamakan kedudukan lewat sundulan pada menit ke-54.

Namun ketika pertandingan diprediksi berakhir imbang, Julio Cesar menjadi mimpi buruk bagi tuan rumah.

Sundulannya pada menit 90+7 membungkam Stadion BJ Habibie sekaligus membawa Persib Bandung pulang dengan kemenangan 2-1.

Asisten pelatih PSM Makassar, Ahmad Amiruddin, menyampaikan permohonan maaf kepada suporter yang telah memenuhi stadion namun harus pulang dengan rasa kecewa.

“Pertama-tama saya ingin memohon maaf kepada semua suporter yang telah memenuhi stadion, tapi pada akhirnya kita kalah di kandang,” ujar Ahmad Amiruddin dalam konferensi pers usai pertandingan.

Meski kalah, Ahmad Amiruddin tetap mengapresiasi perjuangan para pemain yang tampil habis-habisan sepanjang pertandingan.

“Kita harus respek kepada para pemain. Kerja keras mereka, kemauan mereka, kegigihan mereka harus kita apresiasi,” katanya.

Menurutnya, satu kesalahan kecil di menit akhir menjadi penyebab berubahnya papan skor dan menghancurkan harapan PSM Makassar meraih poin di kandang.

“Mereka berjuang sampai di menit akhir walaupun pada akhirnya satu kesalahan kecil membuat perubahan di papan skor.

Tapi sekali lagi, saya sangat berterima kasih kepada para pemain,” tambahnya.
Kapten PSM Makassar, Yuran Fernandes, juga mengaku sangat kecewa dengan hasil akhir pertandingan tersebut.

Ia menilai timnya sudah memberikan seluruh kemampuan terbaik untuk mengimbangi permainan Persib Bandung.

“Ini adalah pertandingan yang sangat, sangat sulit. Kami mencoba melakukan yang terbaik dan saya pikir kami telah memberikan segalanya di dalam lapangan,” ungkap Yuran Fernandes.

Bek jangkung asal Tanjung Verde itu menyebut hilangnya fokus pada menit-menit krusial membuat lini belakang PSM Makassar kecolongan gol penentu kemenangan Persib Bandung.

“Sayangnya, pada menit terakhir kami kemasukan gol. Tapi saya pikir semua orang melihat bahwa kami berjuang sampai akhir, namun kami tidak mengakhiri pertandingan seperti yang kami inginkan,” jelasnya.

Musim ini, Stadion BJ Habibie tidak lagi menjadi tempat angker bagi lawan-lawannya.

Dari 17 laga kandang, PSM Makassar hanya mampu meraih empat kemenangan, enam hasil imbang, dan tujuh kekalahan dengan total 18 poin.

Catatan tersebut membuat PSM Makassar menjadi salah satu tim dengan performa kandang terburuk di Super League 2025/2026.

Bahkan, Juku Eja sempat mengalami puasa kemenangan delapan laga kandang secara beruntun.

Situasi ini jauh berbeda dibanding musim juara 2022/2023. Saat itu, PSM Makassar tampil sangat dominan di Stadion BJ Habibie dengan torehan 15 kemenangan dan hanya satu hasil imbang dari 16 pertandingan kandang.

Pengamat sepak bola Syamsuddin Umar menilai PSM Makassar wajib melakukan evaluasi besar-besaran jika ingin kembali bersaing di papan atas musim depan.

“Setelah laga terakhir PSM Makassar persiapkan evaluasi menghadapi kompetisi akan datang. Benahi segala bidang, dari segi kualitas pemain, manajemen dan pelatih,” kata Syamsuddin Umar.

Ia menilai kualitas kompetisi musim ini meningkat drastis sehingga PSM Makassar harus berbenah dari segala sisi, termasuk fisik pemain, efektivitas permainan, hingga kedalaman skuad.

“Persib dalam bertahan, menyerang, mengatur, kecepatan bagaimana, powernya. Kita kadang kalah adu bodi, ini semua harus dievaluasi,” sebutnya.

Sementara itu, Ahmad Amiruddin memastikan tim pelatih akan menyerahkan laporan evaluasi lengkap kepada manajemen setelah kompetisi berakhir.

“Pastinya setelah berakhirnya kompetisi nanti, kami dari coaching staff akan memberi laporan ke manajemen seperti apa gambaran pemain musim ini dan apa langkah-langkah selanjutnya,” tutupnya.

PSM Makassar kini menghadapi tekanan besar menjelang musim depan. Jika tidak segera melakukan pembenahan total, Pasukan Ramang berpotensi semakin jauh dari persaingan papan atas dan kehilangan identitas sebagai salah satu kekuatan besar sepak bola Indonesia. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Trending di Olahraga