Menu

Mode Gelap
Eksekusi Tanah Parang Tambung: Advokat Nilai AJB 135/KT/1984 Cacat Hukum, Dugaan Pengrusakan Masuk Ranah Hukum Polresta Gowa Terbitkan DPO, Ramadhan Kini Jadi Buron Kasus Dugaan Asusila Anak Di Bawah Umur Antrean BBM Mengular di Sejumlah SPBU di Makassar, Lintas Mata Nusantara Desak Pemerintah dan Pertamina Bertindak Sekdes Tinggimae Diduga Halangi Kerja Jurnalistik, Sorot Sulsel Desak Polres Gowa Bertindak Massa LPRI Geruduk Polresta Gowa, Kasat Reskrim Janji 7×24 Jam Tangkap Terlapor Dugaan TPKS Anak di Bawah Umur Motor Modifikasi Thunder Bikin Resah Pengendara di Antrean SPBU Bawakaraeng-Urip Sumoharjo

Wisata

PHRI Sulsel Nilai Makassar Half Marathon Dongkrak Okupansi Hotel dan Ekonomi Kota

badge-check

Ketua BPD PHRI Sulsel, Anggiat Sinaga, ikut berlari bersama peserta pada gelaran Makassar Half Marathon yang dinilai mampu mendongkrak okupansi hotel dan ekonomi Kota Makassar. Makassar, Jumat (8/5/2026) (Foto: Istimewa) Perbesar

Ketua BPD PHRI Sulsel, Anggiat Sinaga, ikut berlari bersama peserta pada gelaran Makassar Half Marathon yang dinilai mampu mendongkrak okupansi hotel dan ekonomi Kota Makassar. Makassar, Jumat (8/5/2026) (Foto: Istimewa)

PEDOMANSUARA.COM, MAKASSAR –Badan Pimpinan Daerah Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (BPD PHRI) Sulawesi Selatan menilai pelaksanaan Makassar Half Marathon (MHM) memberikan dampak besar terhadap sektor pariwisata, perhotelan, restoran hingga pergerakan ekonomi masyarakat di Kota Makassar.

Ketua BPD PHRI Sulsel, Anggiat Sinaga, mengatakan event sport tourism berskala nasional tersebut menjadi salah satu agenda tahunan yang sangat dinantikan oleh pelaku industri perhotelan dan restoran di Sulawesi Selatan.

Menurutnya, penyelenggaraan event nasional dan internasional secara konsisten menjadi faktor penting dalam meningkatkan tingkat hunian hotel serta aktivitas ekonomi masyarakat.

“Makassar Half Marathon yang kini telah menjadi agenda sport tourism tahunan merupakan event yang sangat ditunggu oleh industri perhotelan dan restoran di Sulawesi Selatan, khususnya di Kota Makassar,” ucap Anggiat Sinaga, Jumat (08/5/2026).

“Event ini terbukti memberikan dampak nyata terhadap peningkatan okupansi hotel dan kunjungan ke berbagai destinasi kuliner,” tambahnya.

Ia mengungkapkan, berdasarkan pantauan PHRI Sulsel, hampir seluruh hotel di kawasan pantai dan pusat Kota Makassar mengalami tingkat hunian yang sangat tinggi bahkan penuh selama pelaksanaan Makassar Half Marathon.

Tingginya okupansi hotel tersebut dipicu oleh banyaknya peserta yang datang dari luar Kota Makassar, luar daerah hingga mancanegara untuk mengikuti ajang lari tahunan tersebut.

“Tidak hanya hotel berbintang yang merasakan manfaatnya, hotel non-bintang juga ikut mendapatkan dampak positif dari event ini. Artinya, efek ekonomi yang ditimbulkan benar-benar dirasakan secara luas oleh pelaku industri pariwisata dan masyarakat,” jelasnya.

Selain peserta dari luar daerah, Anggiat menyebut banyak peserta lokal juga memilih menginap di hotel sekitar area start dan finish demi kenyamanan saat mengikuti race yang dimulai sejak subuh.

“Dengan euforia yang begitu tinggi dan pelaksanaan race yang dimulai sejak subuh, tidak sedikit pula peserta yang berasal dari Makassar memilih menginap di hotel-hotel yang berada di sekitar area start maupun finish demi kenyamanan dan kemudahan akses saat hari pelaksanaan,” katanya.

PHRI Sulsel bahkan optimistis Makassar Half Marathon mampu memberikan peningkatan okupansi hotel sebesar 10 hingga 15 persen selama event berlangsung.

“Kami optimis event Makassar Half Marathon mampu memberikan peningkatan occupancy hotel sebesar 10–15 persen, dan itu merupakan sesuatu yang sangat luar biasa bagi industri perhotelan di Makassar,” tegas Anggiat.

Tak hanya berdampak pada sektor perhotelan dan restoran, event tersebut juga dinilai menjadi sarana promosi efektif bagi Kota Makassar di tingkat nasional maupun internasional.

Dengan jumlah peserta mencapai sekitar 12 ribu orang, Makassar Half Marathon diyakini mampu memperkuat citra Makassar sebagai kota sport tourism dan destinasi wisata yang mendukung gaya hidup sehat.

“Hampir 12.000 peserta akan menciptakan konten tentang Makassar. Nilai promosi seperti ini tidak bisa diukur hanya dengan angka, karena turut membangun image positif Kota Makassar di tingkat nasional maupun internasional,” tutup Anggiat Sinaga.

PHRI Sulsel berharap event-event berkualitas seperti Makassar Half Marathon terus mendapat dukungan dan dikembangkan secara berkelanjutan guna mendorong pertumbuhan sektor pariwisata, ekonomi kreatif, serta peningkatan kunjungan wisatawan ke Sulawesi Selatan. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Trending di Wisata