Menu

Mode Gelap
Pemkot Makassar dan MAKI Sulsel Perkuat Edukasi Pencegahan Narkoba di Kecamatan Mariso Pengurus Baru PGIW Sulselra Sambangi Wali Kota, Bahas Kolaborasi Pembangunan dan Kerukunan Makassar Half Marathon 2026 Sukses, Perumda Parkir Hadirkan Layanan Parkir Aman dan Transparan Bayu Skak Guncang Tulungagung, Temu Sapa Pemain Film Sekawan Limo 2 Diserbu Penggemar Makassar Raih Penghargaan Bergengsi Terbaik I Creative Financing dari Kemendagri Qualoka Hadir di Makassar, Buka Peluang UMKM Souvenir Tembus Pasar Nasional

News

Menag Nasaruddin Umar: Idul Adha 1447 H Momentum Perkuat Keikhlasan dan Kepedulian Sosial

badge-check


					Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar menyampaikan pesan Idul Adha 1447 H yang menekankan nilai keikhlasan, kepedulian sosial, dan semangat berkurban bagi masyarakat Indonesia. Jakarta, Selasa (26/5/2026) (Foto: Istimewa) Perbesar

Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar menyampaikan pesan Idul Adha 1447 H yang menekankan nilai keikhlasan, kepedulian sosial, dan semangat berkurban bagi masyarakat Indonesia. Jakarta, Selasa (26/5/2026) (Foto: Istimewa)

PEDOMAN SUARA, JAKARTA – Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, mengucapkan selamat Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah kepada seluruh umat Islam di Indonesia.

Dalam pesannya, Menag menegaskan bahwa Idul Adha bukan sekadar perayaan keagamaan, tetapi momentum memperkuat nilai keikhlasan, kepedulian, dan tanggung jawab sosial di tengah dinamika kehidupan masyarakat.

“Di tengah dinamika kehidupan yang kita hadapi bersama, Idul Adha mengajak kita untuk kembali meneguhkan nilai keikhlasan, kepedulian, dan tanggung jawab sosial,” ujar Menag di Jakarta, Selasa (26/5/2026).

Pemerintah melalui sidang isbat yang digelar Kementerian Agama Republik Indonesia pada 17 Mei 2026 telah menetapkan 1 Zulhijjah 1447 H jatuh pada 18 Mei 2026. Dengan demikian, Hari Raya Idul Adha 1447 H bertepatan dengan 27 Mei 2026.

Menurut Menag, keteladanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS menjadi pelajaran penting tentang arti pengorbanan demi kemaslahatan yang lebih besar. Nilai tersebut dinilai sangat relevan untuk diterapkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara saat ini.

“Keteladanan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail mengajarkan bahwa pengorbanan adalah tentang mendahulukan kemaslahatan yang lebih besar. Nilai inilah yang harus kita hadirkan dalam kehidupan berbangsa,” paparnya.

Menag juga menjelaskan bahwa ibadah kurban memiliki dampak sosial yang sangat nyata bagi masyarakat. Distribusi daging kurban, kata dia, bukan hanya simbol ibadah semata, melainkan bentuk konkret kepedulian sosial yang mampu membantu masyarakat kurang mampu sekaligus memperkuat ketahanan pangan keluarga.

Selain itu, pembagian daging kurban juga dinilai berkontribusi dalam pemenuhan gizi masyarakat dan mendukung upaya pencegahan stunting di Indonesia.

“Ibadah kurban bukan hanya ritual, tetapi juga wujud nyata solidaritas sosial. Daging kurban membantu masyarakat yang membutuhkan, memperkuat ketahanan pangan, dan mendukung pemenuhan gizi keluarga,” jelasnya.

Lebih lanjut, Menag menekankan bahwa semangat berkurban merupakan energi kebersamaan yang mampu memperkuat solidaritas sosial dan budaya gotong royong di tengah masyarakat.

“Semangat berkurban adalah energi kebersamaan. Ia menggerakkan solidaritas, memperkuat gotong royong, dan menghadirkan keadilan sosial. Dari sinilah kita membangun bangsa, dari kepedulian yang sederhana, tetapi berdampak luas,” tutur Menag.

Ia pun mengajak seluruh masyarakat menjadikan Idul Adha sebagai momentum memperluas manfaat ibadah kepada sesama manusia.

“Mari kita jadikan Idul Adha sebagai momentum untuk memperluas manfaat, memperkuat empati, dan memastikan bahwa setiap ibadah yang kita lakukan memberi dampak bagi sesama,” tandasnya.

Menutup pesannya, Menag menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah kepada seluruh umat Islam di Tanah Air.

“Semoga Allah SWT menerima ibadah kurban kita dan memberkahi bangsa Indonesia,” pungkasnya. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di News