Menu

Mode Gelap
Pemkot Makassar Bongkar 16 Lapak PKL di Barawajah untuk Perluasan Jalan Dari “Kitab MA HA IS MA YA” Hingga Diplomasi Spiritual Global dan Indonesia Akan Menjadi Mercu Suar Penerang Jagat Wali Kota Makassar Munafri Dorong MIWF 2026 Jadi Panggung Sastra Dunia Viral di Tanah Suci, Jemaah Haji Asal Sinjai Akan Dibuatkan Masjid oleh Pemerintah Arab Saudi Jamaah Haji Gowa di Makkah Jalani Latihan Jalan Kaki Menuju Jamarat Kapolrestabes Makassar Ngopi Kamtibmas, Warga Diajak Awasi Anak dari Bahaya Geng Motor

News

SIT Darul Fikri Makassar Gelar Manasik Haji di Lingkungan Sekolah, 1.000 Siswa Ikuti Simulasi Haji

badge-check


					Siswa SIT Darul Fikri Makassar mengenakan pakaian ihram saat mengelilingi replika Ka’bah dalam kegiatan manasik haji, Makassar, Kamis (30/4/2026) (Foto: Istimewa) Perbesar

Siswa SIT Darul Fikri Makassar mengenakan pakaian ihram saat mengelilingi replika Ka’bah dalam kegiatan manasik haji, Makassar, Kamis (30/4/2026) (Foto: Istimewa)

PEDOMANSUARA.COM, MAKASSAR –SIT Darul Fikri Makassar menggelar manasik haji terbesar di lingkungan sekolah dengan melibatkan lebih dari 1.000 siswa dari berbagai jenjang pendidikan, Kamis (30/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Lingkungan Sekolah SIT Darul Fikri di Makassar ini menghadirkan suasana layaknya di Tanah Suci. Para siswa mengenakan pakaian ihram serba putih sambil melantunkan talbiyah yang menggema di seluruh area sekolah.

Manasik haji tersebut digelar di lingkungan SIT Darul Fikri Makassar dengan menghadirkan miniatur Makkah, lengkap dengan replika Ka’bah dan titik-titik penting dalam rangkaian ibadah haji.

Kepala SDIT Darul Fikri Makassar, A. Sriwahyuni, mengatakan seluruh perlengkapan manasik dibuat secara mandiri oleh pihak sekolah.

“Kami merancang sendiri miniatur Ka’bah, tempat jumrah, hingga penanda lokasi. Semua bisa dibongkar pasang untuk digunakan kembali,” ujarnya.

Ia menjelaskan kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman praktis kepada siswa tentang tata cara pelaksanaan ibadah haji sebagai rukun Islam kelima.

Simulasi dilakukan secara sistematis, dimulai dari niat ihram di miqat, dilanjutkan wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah, lempar jumrah di Mina, hingga tawaf, sa’i, dan tahalul.

Ketua panitia, Ustadz Zabir S, menegaskan kegiatan ini merupakan bagian dari edukasi berbasis praktik sekaligus syiar Islam di lingkungan sekolah.

“Kami ingin anak-anak tidak hanya memahami teori, tetapi juga merasakan langsung proses ibadah haji,” katanya.

Dalam pelaksanaannya, siswa tingkat SMA juga dilibatkan sebagai petugas atau askar yang bertugas mengatur jalannya kegiatan serta membimbing peserta dari jenjang di bawahnya.

Ketua Yayasan SIT Darul Fikri Makassar, Rasyidin Adnan, menyebut kegiatan ini menjadi agenda tahunan yang berdampak pada pembentukan karakter religius siswa.

“Melalui simulasi ini, siswa belajar tentang kesabaran, kedisiplinan, dan ketaatan dalam beribadah,” ujarnya.

Selain praktik lapangan, edukasi haji juga diberikan melalui program Bina Pribadi Islam (BPI) yang rutin dilaksanakan di kelas, termasuk penanaman kesadaran menabung sebagai persiapan berhaji sejak dini.

Pihak sekolah juga membuka peluang kerja sama dengan sekolah lain untuk memanfaatkan fasilitas manasik yang telah dikembangkan.

Kegiatan ini diharapkan mampu menanamkan pemahaman serta menumbuhkan keinginan siswa untuk suatu hari menunaikan ibadah haji secara langsung ke Tanah Suci. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di News