PEDOMAN SUARA, MAKASSAR –Gelaran Muslim Life Fair Makassar 2026 yang berlangsung di Summarecon Mutiara Makassar Convention Center (SMMCC) resmi berakhir dengan sukses dan antusiasme tinggi dari masyarakat.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mendorong agar event berskala nasional ini dapat dijadikan agenda tahunan di Kota Makassar.
Kegiatan yang digelar selama tiga hari, 1 hingga 3 Mei 2026, ini menghadirkan ratusan pelaku usaha dari berbagai sektor.
Sebanyak 133 booth dari 113 brand lokal dan nasional memadati area pameran, menawarkan beragam produk mulai dari fesyen muslim, kuliner, pendidikan, hingga perlengkapan rumah tangga.
Dalam kunjungannya, Munafri didampingi Ketua TP PKK Makassar, Melinda Aksa.
Ia berkeliling menyapa pelaku UMKM, berdialog langsung, sekaligus membeli sejumlah produk lokal sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Event yang diinisiasi oleh Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia ini tidak hanya menjadi ajang pameran, tetapi juga ruang kolaborasi dan edukasi.
Berbagai kegiatan meramaikan acara, seperti kajian keislaman, lomba MHQ, panahan, dan talkshow kewirausahaan diikuti peserta.
Ratusan peserta antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang menghadirkan edukasi, hiburan, serta penguatan nilai religius dan kewirausahaan.
Munafri menilai keberhasilan Muslim Life Fair 2026 menjadi indikator kuat bahwa Makassar memiliki potensi besar sebagai pusat penyelenggaraan event ekonomi kreatif di kawasan timur Indonesia.
Ia menegaskan, dampak positif dari kegiatan ini sangat terasa, terutama bagi pelaku UMKM lokal.
“Event ini bukan hanya ramai, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang nyata. UMKM kita mendapatkan peluang besar untuk berkembang, memperluas jaringan, dan meningkatkan kualitas produknya,” ujar Munafri.
Menurutnya, kehadiran brand nasional di Makassar menjadi referensi penting bagi pelaku usaha lokal untuk belajar strategi bisnis yang lebih modern dan kompetitif.
Ia menyebut, proses “naik kelas” bagi UMKM tidak bisa dilepaskan dari akses terhadap pasar, jejaring, dan pengetahuan.
Karena itu, Munafri secara tegas mendorong agar Muslim Life Fair dapat terus digelar secara rutin setiap tahun di Makassar.
Pemerintah Kota, kata dia, siap menjadi mitra pemerintah yang membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan berbagai pihak.
“Kami berharap kegiatan seperti ini bisa menjadi agenda tahunan di Makassar. Pemerintah kota siap mendukung penuh dan memberikan ruang yang luas agar event ini terus berkembang,” tegasnya.
Lebih jauh, Munafri melihat event ini sebagai bagian dari strategi jangka panjang dalam memperkuat struktur ekonomi daerah berbasis UMKM.
Ia menilai, konsistensi penyelenggaraan event berkualitas akan menciptakan ekosistem usaha yang sehat dan berkelanjutan.
Sementara itu, pihak Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kota Makassar dan tingginya partisipasi masyarakat.
Mereka menilai Makassar sebagai salah satu kota dengan potensi pasar yang sangat besar serta antusiasme pelaku usaha yang tinggi.
Dengan berakhirnya Muslim Life Fair 2026, harapan besar pun disematkan agar event ini tidak hanya menjadi perhelatan sesaat, tetapi mampu menjadi motor penggerak ekonomi daerah secara berkelanjutan.
Ke depan, sinergi antara pemerintah, komunitas pengusaha, dan masyarakat diharapkan semakin kuat, sehingga UMKM Makassar benar-benar mampu bersaing di tingkat nasional bahkan global. (*)








