Menu

Mode Gelap
Praktik Sewa Lahan Ilegal di Pintu Nol Unhas Diduga Libatkan Sejumlah Oknum Kapolsek Mamajang Sebut MAKI Sulsel Mitra Strategis TNI-Polri dalam Pemberantasan Narkoba Hamid Ali Dilaporkan di Polda Sumatera Utara, Pelapor Minta Interpol dan Imigrasi Turun Tangan Koran Pedoman Suara Klasemen Akhir Super League 2026: Madura United Aman, Persis Solo dan Semen Padang Turun Kasta Dugaan Penipuan Jual Beli Tanah di Gowa Resmi Dilaporkan ke Polres Gowa

News

Kapolsek Mamajang Sebut MAKI Sulsel Mitra Strategis TNI-Polri dalam Pemberantasan Narkoba

badge-check


					Kapolsek Mamajang AKP Tri Husada Wahyu Andromeda, S.T., saat memberikan sambutan dalam kegiatan Sosialisasi P4GN Tingkat Kota Makassar Tahun 2026 di Aula Kantor Camat Mamajang, Makassar, Senin (25/5/2026) (Foto: Arya) Perbesar

Kapolsek Mamajang AKP Tri Husada Wahyu Andromeda, S.T., saat memberikan sambutan dalam kegiatan Sosialisasi P4GN Tingkat Kota Makassar Tahun 2026 di Aula Kantor Camat Mamajang, Makassar, Senin (25/5/2026) (Foto: Arya)

PEDOMAN SUARA, MAKASSAR –Kapolsek Mamajang AKP Tri Husada Wahyu Andromeda, S.T., menegaskan bahwa keberadaan MAKI Sulawesi Selatan menjadi mitra strategis TNI-Polri dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba di tengah masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan Sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) Tingkat Kota Makassar Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Kantor Camat Mamajang, Senin (25/5/2026).

Kegiatan itu dihadiri unsur pemerintah kecamatan, aparat keamanan, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, serta pengurus MAKI Sulsel sebagai bagian dari penguatan kolaborasi dalam memerangi peredaran narkoba di wilayah Mamajang.

Dalam sambutannya, AKP Tri Husada Wahyu Andromeda mengapresiasi terselenggaranya forum sosialisasi yang dinilai mampu membuka ruang komunikasi langsung antara masyarakat dan para pemangku kepentingan.

Menurutnya, kegiatan seperti itu seharusnya lebih banyak diisi dengan diskusi terbuka agar masyarakat dapat menyampaikan persoalan yang terjadi di lingkungan masing-masing secara langsung kepada narasumber yang kompeten.

“Saya berharap kegiatan seperti ini lebih banyak diisi dengan diskusi dan tanya jawab. Kesempatan menghadirkan para narasumber yang kompeten seperti ini tidak sering terjadi. Jadi manfaatkan untuk bertanya langsung terkait persoalan narkoba yang ada di lingkungan masing-masing,” ujarnya.

Kapolsek Mamajang juga menekankan bahwa upaya menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat tidak dapat dilakukan hanya oleh aparat kepolisian semata. Menurutnya, keterlibatan aktif masyarakat menjadi faktor penting dalam memerangi penyalahgunaan dan peredaran narkoba.

Ia menilai organisasi sosial seperti MAKI Sulsel memiliki peran strategis dalam membantu aparat keamanan membangun kesadaran masyarakat terkait bahaya narkotika.

“Dengan adanya organisasi seperti MAKI, tentu kami sangat terbantu dalam membangun kepedulian masyarakat terhadap ancaman narkoba,” katanya.

AKP Tri Husada juga mengaku ingin membangun hubungan yang lebih dekat dan terbuka antara polisi dan masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial dan komunikasi informal.

Ia bahkan berencana menghadirkan kegiatan kebersamaan secara rutin yang melibatkan masyarakat, pemerintah kecamatan, tokoh masyarakat, hingga unsur TNI agar hubungan antara aparat dan warga semakin harmonis.

“Saya ingin masyarakat tidak takut dengan polisi. Polisi adalah bagian dari masyarakat itu sendiri. Kami ingin hadir lebih dekat, lebih terbuka, dan lebih mudah diajak berkomunikasi,” ungkapnya.

Menurutnya, pendekatan humanis menjadi salah satu langkah penting dalam membangun kepercayaan publik sekaligus memperkuat pengawasan sosial terhadap potensi penyalahgunaan narkoba di lingkungan masyarakat.

Kegiatan Sosialisasi P4GN tersebut juga menjadi bagian dari gerakan bersama MAKI Sulsel bersama unsur Tripika Mamajang dalam memperkuat perang melawan narkoba di Kota Makassar.

Melalui kegiatan itu, seluruh elemen masyarakat diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman narkotika yang dinilai semakin menyasar generasi muda dan lingkungan keluarga.

Kapolsek Mamajang berharap sinergi antara masyarakat, aparat keamanan, pemerintah kecamatan, dan organisasi sosial dapat terus diperkuat demi menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.

Di tempat yang sama, Ketua MAKI Sulawesi Selatan menyampaikan bahwa kegiatan Sosialisasi P4GN tersebut merupakan bagian dari upaya membangun gerakan bersama antara masyarakat, pemerintah, serta aparat keamanan dalam memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di Kota Makassar.

Menurutnya, pemberantasan narkoba tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kolaborasi lintas sektor hingga ke tingkat lingkungan masyarakat.

“Kami ingin membangun kesadaran bersama bahwa perang melawan narkoba adalah tanggung jawab semua pihak, bukan hanya aparat penegak hukum,” ujarnya.

Ia berharap melalui kegiatan sosialisasi tersebut, masyarakat semakin berani menyampaikan informasi terkait dugaan penyalahgunaan narkoba di lingkungannya sekaligus ikut terlibat dalam upaya pencegahan sejak dini.

Ketua MAKI Sulsel juga mengapresiasi dukungan Tripika Mamajang, TNI-Polri, pemerintah kecamatan, serta tokoh masyarakat yang dinilai memiliki komitmen kuat dalam mendukung program P4GN di wilayah Mamajang.

“Kami berharap sinergi ini terus berjalan sehingga Mamajang bisa menjadi contoh wilayah yang aktif melawan narkoba,” pungkasnya. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di News