PEDOMAN SUARA, MAKASSAR – Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana mengajak masyarakat untuk lebih aktif mengawasi anak-anak agar tidak terlibat dalam aksi geng motor maupun penyalahgunaan narkoba yang belakangan meresahkan warga Kota Makassar.
Ajakan tersebut disampaikan saat kegiatan Ngopi Kamtibmas yang digelar Polrestabes Makassar di Jalan Gunung Merapi, Kelurahan Lajangiru, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, Senin (11/5/2026) malam.
Kegiatan bertema “Mari Kita Wujudkan Situasi Kamtibmas yang Aman dan Kondusif” itu dihadiri unsur TNI-Polri, pemerintah kecamatan dan kelurahan, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta para Ketua RT dan RW.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasat Binmas Polrestabes Makassar AKBP Darwis, Kasat Pam Obvit AKBP Dr. H. Nasaruddin, Kabag Log AKBP Muh. Aris Welong, Kasi Propam Kompol Ramli, Kasi Humas Kompol Wahiduddin, Kapolsek Ujung Pandang Kompol Muhammad Yusuf, Danramil 1408-07/Ujung Pandang Mayor Inf Jasmawan, Camat Ujung Pandang Nanin Sugiar, dan Lurah Lajangiru Rano Karno.
Dalam sambutannya, Kapolrestabes Makassar menegaskan bahwa kegiatan Ngopi Kamtibmas menjadi ruang komunikasi langsung antara masyarakat dan kepolisian untuk menyampaikan berbagai persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Setiap hari masyarakat bisa bertemu langsung dengan polisi melalui kegiatan Ngopi Kamtibmas ini. Jika ada keluhan terkait kamtibmas seperti geng motor maupun penanganan perkara, silakan disampaikan,” ujar Kombes Pol Arya Perdana.
Ia mengungkapkan, aksi geng motor di Makassar masih menjadi perhatian serius aparat kepolisian. Menurutnya, pelaku tidak hanya berasal dari wilayah Kota Makassar, tetapi juga datang dari luar daerah.
Karena itu, pihak kepolisian terus menggencarkan patroli gabungan pada malam hari di sejumlah titik rawan guna mencegah aksi kriminalitas jalanan.
“Langkah yang kami lakukan adalah patroli gabungan secara rutin. Namun polisi tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat. Peran RT/RW dan orang tua sangat penting untuk mengawasi anak-anak agar tidak terlibat geng motor maupun narkoba,” jelasnya.
Selain membahas persoalan geng motor, Kapolrestabes Makassar juga mengingatkan masyarakat agar lebih bijak menggunakan media sosial dan tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas kebenarannya.
Dalam sesi dialog, salah seorang warga RW 01 menyoroti maraknya berita hoaks di media sosial yang sering memicu perdebatan di tengah masyarakat.
Menanggapi hal itu, Kombes Pol Arya Perdana meminta masyarakat membiasakan diri melakukan pengecekan informasi sebelum menyebarkannya kembali.
“Dulu ada slogan saring sebelum sharing. Kita bisa cek dulu kebenaran berita melalui Google atau internet sebelum membagikannya kepada orang lain,” tuturnya.
Sementara itu, seorang warga bernama M. Rifki mempertanyakan efektivitas patroli rutin dalam menekan aksi geng motor yang masih kerap muncul di sejumlah wilayah Kota Makassar.
Kapolrestabes menjelaskan bahwa kelompok geng motor biasanya berpindah-pindah lokasi saat beraksi sehingga membutuhkan patroli gabungan secara intensif dan berkelanjutan.
Ia menyebutkan, hampir setiap malam pihak kepolisian mengamankan puluhan remaja yang kemudian dipanggilkan orang tuanya untuk diberikan pembinaan agar tidak kembali terlibat aksi yang meresahkan masyarakat.
Kegiatan Ngopi Kamtibmas di Makassar berlangsung aman, tertib, dan penuh suasana kekeluargaan hingga selesai. (*)








