PEDOMAN SUARA, MAKASSAR –Pengurus baru Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia Wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara (PGIW Sulselra) periode 2026 – 2031 melakukan audiensi dengan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, di Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Selasa (2/6/2026).
Pertemuan tersebut menjadi silaturahmi perdana jajaran pengurus baru PGIW Sulselra sekaligus membahas peluang kolaborasi antara organisasi keagamaan dan Pemerintah Kota Makassar dalam mendukung pembangunan serta menjaga kerukunan masyarakat.
Ketua Umum PGIW Sulselra, Pdt. Yohanis Metris, mengatakan pihaknya siap mendukung berbagai program pembangunan yang dijalankan Pemerintah Kota Makassar di bawah kepemimpinan Munafri Arifuddin.
Menurutnya, organisasi keagamaan memiliki peran penting dalam menjembatani komunikasi antara pemerintah dan masyarakat sehingga program-program pembangunan dapat diterima serta dirasakan manfaatnya secara luas.
“Kami PGIW mendukung program Pemerintah Kota. Kolaborasi seperti ini sangat penting karena mampu menjembatani kebutuhan antara pemerintah, komunitas, dan masyarakat,” ujar Yohanis.
Ia menilai sinergi antara pemerintah dan lembaga keagamaan merupakan langkah strategis untuk memperkuat pembangunan daerah sekaligus menjaga stabilitas sosial di tengah masyarakat yang majemuk.
Sebagai bentuk dukungan nyata, PGIW Sulselra berkomitmen membantu menyosialisasikan berbagai program Pemerintah Kota Makassar kepada jemaat dan gereja-gereja yang berada di wilayah Kota Makassar.
“Dengan kerja sama yang baik, berbagai program pembangunan dapat berjalan lebih efektif dan memberi manfaat yang lebih luas,” katanya.
Dalam audiensi tersebut, PGIW Sulselra juga memanfaatkan kesempatan untuk mendengarkan secara langsung arah kebijakan dan program prioritas Pemerintah Kota Makassar yang dapat disinergikan dengan program pelayanan dan pemberdayaan masyarakat yang dijalankan gereja.
“Kami ingin mendengarkan langsung program-program pemerintah yang dapat disinergikan dengan program PGIW. Ada banyak hal yang dibicarakan dan kami saling menaruh harapan besar untuk membangun kerja sama yang lebih erat ke depan,” ungkapnya.
Selain membahas pembangunan, pertemuan itu juga menyoroti pentingnya menjaga kerukunan dan semangat persatuan di tengah keberagaman masyarakat Kota Makassar.
Yohanis menilai kepemimpinan Munafri Arifuddin menunjukkan komitmen dalam membangun pemerintahan yang inklusif dan terbuka bagi seluruh elemen masyarakat tanpa membedakan latar belakang agama, suku, ras maupun golongan.
Menurutnya, PGIW Sulselra memiliki visi yang sejalan dengan Pemerintah Kota Makassar dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang harmonis dan damai.
“Kami PGIW memiliki komitmen yang sama untuk menjadikan Makassar sebagai kota yang damai, harmonis, dan menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat,” tuturnya.
Ia berharap semangat toleransi dan kebersamaan terus diperkuat sehingga Makassar semakin dikenal sebagai kota yang aman, nyaman, dan menjunjung tinggi nilai-nilai keberagaman.
“Kami berharap Bapak Wali Kota dapat terus menghadirkan kebijakan yang menjadikan kami bagian penting bersama seluruh masyarakat Makassar,” tambahnya.
Selain memperkenalkan kepengurusan baru, PGIW Sulselra juga menyampaikan apresiasi terhadap berbagai capaian pembangunan yang telah dilakukan Pemerintah Kota Makassar.
“Kami datang untuk memperkenalkan diri, memperkenalkan program-program kami, sekaligus menyampaikan apresiasi atas capaian-capaian yang telah dilakukan Pemerintah Kota Makassar,” pungkas Yohanis.
Audiensi tersebut menjadi momentum mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan organisasi keagamaan dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif, menjaga kerukunan, serta memperkuat kolaborasi untuk kemajuan Kota Makassar. (*)








