Menu

Mode Gelap
Wali Kota Munafri Sambangi Pulau Langkai dan Lanjukang, Bawa Bantuan Sekaligus Cek Layanan Dasar Global Press Network Resmi Mengudara, Wadah Pers Internasional Berstandar Global Diluncurkan Wali Kota Appi Dampingi Menhaj RI Terima Kepulangan Jemaah Haji Makassar Pengumuman Hasil UTBK SM-KPN 2026 Dapat Diakses Disini, PNUP Siap Sambut 2.450 Mahasiswa Baru Wali Kota Munafri Apresiasi Turnamen Padel IKAPTK Sulsel, Ajang Reuni Besar Purnapraja APDN, STPDN, dan IPDN Pemkot Makassar Tertibkan Lapak di Fasum Pallubasa Serigala, Camat Mamajang Tegaskan Tak Ada Perlakuan Khusus

Kesehatan

Wali Kota Munafri Sambangi Pulau Langkai dan Lanjukang, Bawa Bantuan Sekaligus Cek Layanan Dasar

badge-check


					Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memberikan arahan kepada masyarakat saat mengunjungi Pulau Langkai dan Pulau Lanjukang untuk memastikan layanan dasar berjalan optimal serta menyerahkan bantuan bagi warga kepulauan. Makassar, Jumat (26/6/2026) (Foto: Redaksi) Perbesar

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memberikan arahan kepada masyarakat saat mengunjungi Pulau Langkai dan Pulau Lanjukang untuk memastikan layanan dasar berjalan optimal serta menyerahkan bantuan bagi warga kepulauan. Makassar, Jumat (26/6/2026) (Foto: Redaksi)

PEDOMAN SUARA, MAKASSAR – 
Perjalanan laut yang memakan waktu berjam-jam tidak menghalangi langkah Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, untuk memastikan warga di wilayah kepulauan mendapatkan perhatian yang sama dengan masyarakat di daratan.

Pada Jumat (26/6/2026), Munafri bersama Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, mengunjungi Pulau Langkai dan Pulau Lanjukang, dua pulau terluar di wilayah Kota Makassar.

Kedatangan Munafri yang akrab disapa Appi disambut antusias oleh masyarakat. Anak-anak, nelayan, tokoh masyarakat, hingga warga setempat menyambut rombongan pemerintah sebagai bentuk harapan atas perhatian yang terus diberikan kepada kawasan kepulauan.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Makassar untuk memastikan pelayanan dasar dapat dinikmati seluruh warga tanpa terkecuali, termasuk mereka yang tinggal jauh dari pusat pemerintahan.

Menurut Appi, pembangunan Kota Makassar tidak boleh hanya berorientasi pada kawasan daratan. Masyarakat di pulau-pulau juga memiliki hak yang sama untuk memperoleh layanan pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur dasar yang memadai.

“Hari ini kita berada di dua pulau terluar Kota Makassar. Kami hadir untuk memastikan layanan-layanan dasar berjalan dengan baik, mulai dari kualitas pendidikan, kualitas kesehatan, hingga ketersediaan sarana air bersih,” ujar Appi.

Selain memantau layanan publik, Appi juga mengecek pelaksanaan Program Jumat Bersih yang selama ini digalakkan Pemerintah Kota Makassar.

Ia ingin memastikan budaya menjaga kebersihan lingkungan juga menjadi rutinitas masyarakat di kawasan kepulauan.

Menurutnya, kebersihan lingkungan merupakan salah satu fondasi penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus menjaga kelestarian kawasan pesisir dan laut.

“Kami ingin memastikan ada kegiatan rutin setiap minggu untuk membersihkan sampah di pulau ini, sekaligus melakukan proses pemberdayaan masyarakat agar taraf hidup mereka terus meningkat,” katanya.

Dalam kunjungan tersebut, Appi bersama Melinda Aksa juga menyerahkan bantuan berupa paket sembako dan satu unit genset kepada masyarakat. Bantuan itu diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan warga sekaligus mendukung aktivitas sehari-hari, terutama di wilayah yang masih memiliki keterbatasan fasilitas.

“Kami berharap bantuan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan warga sekaligus mendukung aktivitas sehari-hari, khususnya di Pulau,” tuturnya.

Kunjungan ke Pulau Langkai dan Pulau Lanjukang menjadi salah satu upaya Pemerintah Kota Makassar memperkuat pemerataan pembangunan hingga wilayah kepulauan.

Melalui kunjungan langsung, pemerintah dapat melihat kondisi riil di lapangan sekaligus menyerap aspirasi masyarakat sebagai bahan dalam penyusunan program pembangunan ke depan.

Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen Pemerintah Kota Makassar bahwa pembangunan tidak mengenal batas geografis.

Baik masyarakat yang tinggal di pusat kota maupun di pulau-pulau terluar memiliki hak yang sama untuk memperoleh pelayanan publik yang berkualitas serta merasakan kehadiran pemerintah secara nyata. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *